More

    UMK Banten 2021 Naik Sebesar 1,5 Persen, Ini Besaranya

    Must Read

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek...

    SERANG/POSPUBLIK.CO – Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2021 di seluruh wilayah Banten naik sebesar 1,5 persen.

    Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur (Kepgub) Banten Nomor 561/Kep.272-Huk/2020 tentang penetapan UMK di Provinsi Banten 2021

    Dalam Kepgub yang ditandatangani Gubernur Banten Wahidin Halim pada 20 November 2020 menimbang bahwa penghasilan buruh/pekerja di wilayah Kabupaten/Kota se-Banten diharapkan dapat memenuhi kebutuhan hidup buruh beserta keluarganya sehingga hidup layak menurut kemanusiaan dan dapat mendorong peningkatakan produktivitas dan kemajuan atau kelangsungan perusahaan.

    Selain itu, di dalam Kepgub itu juga menerangkan bahwa besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota diperuntukan bagi perusahaan yang tidak terdampak ekonomi akibat pandemi covid-19.

    “Sedangkan bagi perusahaan yang terdampak ekonomi akibat pandemi dapat melapor kepada Gubernur Banten melalui dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten,” demikian bunyi diktum kedua Kepgub tentang penetapan UMK 2021.

    Selanjutnya, UMK 2021 akan berlaku mulai Januri 2021.

    “Keputusan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januri 2021,” bunyi diktum ketiga. (Jen)

    Adapun rincian besaran UMK 2021 se-Banten sebagai berikut:

    Kabupaten Pandeglang Rp2.800.292.64

    Kabupaten Lebak Rp2.751.313.81

    Kabupaten Serang Rp4.215.180.86

    Kabupaten Tanggerang Rp4.230.792.65

    Kota Tanggerang Rp4.262.015,37

    Kota Tanggerang Selatan Rp4.230.792,65

    Kota Serang Rp3.830.549,10

    Kota Cilegon Rp4.309.772,64

    Baca juga

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Latest News

    Dianggap Rugikan Para Pekerja, F-PKS Banten Tolak Kebijakan Perpendek Libur Idul Fitri

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua Fraksi PKS DPRD Banten Juhaeni M Rois menyatakan menolak kebijakan Menpan-RB Tjahjo Kumolo yang akan memperpendek...

    DPD KNPI Banten Ali Tak Kunjung Musda, Suparta: Organisasi Dijadikan Dagelan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Tokoh Muda Banten Suparta Kurniawan menilai DPD KNPI Banten telah dijadikan dagelan organisasi oleh Ali Hanafiah. Dijelaskan Suparta, sejak digelarnya Musda DPD KNPI...

    F-Golkar DPRD Kota Serang Siap Sepakati Ruislag, Ini Syaratnya

    SERANG - Fraksi Golkar DPRD Kota Serang menyatakan siap mendukung ruislag antara Pemkot Serang dengan PT Bersama Kembang Kerep Sejahtera (BKKS). Hal tersebut langsung...

    Pengusaha Minta Perda PUK Dibatalkan, Ketua DPRD Kota Serang: Lawan, Miras Tidak Boleh Bebas Diperjual belikan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi , menyatakan siap pasang badan untuk melakukan perlawanan terhadap para pengusaha yang mengajukan permohonan pembatalan (Judicial...

    Dianggap Extra Ordinary Craem, Akademisi UNMA Desak Polda Banten Usut Pengedar Rokok Ilegal di Lebak Selatan

    SERANG/POSPUBLIK.CO - Akademisi Fakultas Hukum Pascasarjana Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten Ipul Saepuloh, mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Banten untuk mengusut tuntas peredaran rokok Ilegal...
    - Advertisement -
    - Advertisement -